"Ken nggak mungkin ninggalin Aya sendirian kan Ma? Lagian mereka juga cuma nyapa biasa, Mama nggak perlu khawatir, Aya nggak akan lama." Kak Ken mencoba memberikan pengertian ke Mama jadi Mama bisa lebih menjaga sikap sekarang, lagian kalau Mama mau bersikap buruk sama gue ya nggak papa tapi asal jangan sama orang-orang terdekat gue, Mama mau mereka semua mikir apa? Apa Mama mau mereka mikir kalau gue nggak bahagia? Gue nggak bahagia karena sikap Mama mertua gue sendiri, apa itu yang mau Mama tunjukin didepan semua orang? Gue udah mikir meras dalam hati sembari mencoba menenangkan pemikiran gue sendiri, Mama udah emosi, nah gue nggak boleh lebih emosi lagi, tar masalah jadi besar.
Mengengarkan jawaban dari Mama yang terdengar sangat sinis begitu, bukan cuma gue sama Kak Ken yang kaget dan