"Anak zaman sekarang memang nggak ada sopan-sopannya lagi sama orang tua, nggak menghargai apalagi hormat, nah temen kaya gitu yang kamu kenalin sama Mama? Temennya aja nggak bener, kelakuannya begitu jadi wajar kalau temennya juga ngikut, nggak sopan dan nggak menghargai sama sekali orang tua, diingatkan itu biar paham, ini malah kesal dan ngomong banyak hal, temen apa begitu?" Ucap Mama begitu kita udah di mobil, setelah Bang Riza pergi, Mama belum berhenti ngomel dan menyudutkan gue sampai sekarang, gue hanya diam karena kalau gue jawab, gue yakin Mama akan semakin membenarkan ucapannya barusan, anak muda cuma pinter ngejawab dan sifat gue itu karena gue berteman dengan Bang Riza, jadi kelakuan dan sifat gue ikut-ikutan nggak sopan, Mama akan semakin menyalahkan dan menyudutkan gue deng