Rumah Sakit Harapan berada di kota dekat persimpangan jalan dan beberapa toko makanan di lantai bawah. Setelah selesainya proses pendonoran darah yang diberikan Damar Birawa demi anak semata wayangnya, Manda mengecupi jari-jemari pucat-dingin Bella dengan penuh kasih sayangnya dalam-dalam. Berbeda dengan Damar, kepala keluarga itu berdiri mengecupi puncak rambut sang istri berkali-kali. Setelah kejadian ini, Damar berjanji, tidak akan lagi membuat keluarganya pecah berantakan yang mengakibatkan kerusakan mental pada Sagita Bella. Damar beralih mengecupi kening sang anak.
Manda menangis sesegukkan. Ia berujar parau sembari menciumi luka-luka goresan mengering di pergelangan Bella penuh kesesakkan. "Kalau kamu bangun, Mama janji, Mama akan bikin kenangan indah buat keluarga kita. Mama bakal