Dengan perasaan yang bercampur aduk, Indra berusaha memberanikan dirinya untuk lebih mendekati Mary yang sudah memejamkan kedua matanya sedari tadi.
Degup jantung semakin kencang saat wajah Indra sudah semakin dekat dengan wajah kekasihnya itu. Namun tiba-tiba saja terdengar sebuah bunyi panggilan dari smartphone milik Indra sehingga membuyarkan hal yang ingin dilakukannya.
Bunyi smartphone itu membuat Mary membuka kedua matanya dan melihat ke arah pria yang ada di hadapannya sudah sibuk dengan panggilan masuk tersebut.
Gadis itu hanya bisa menghela nafas. Dia tidak menyangka bahwa hal yang ingin dilakukannya bersama kekasih adalah hal konyol yang sempat terlintas dalam pikirannya.
"Konyol," gumam Mary sambil mengetuk perlahan kepalanya sendiri.
"Untung saja dia tidak jadi melakuk