Bel pulang sudah berbunyi nyaring di segala penjuru sekolah. Agnes yang mendengar itu segera mempercepat pergerakannya karena dia ingin menemui Bu Gemoy perihal performa sekolah. Terlebih setelah mengobrol dengan pemuda di danau belakang tadi membuat pikiran Agnes terbuka.
Agnes yang tadinya terpaku dengan suasana sekitar, mendadak menoleh saat menyadari jika seseorang itu sedang mengajaknya berbicara.
“Kamu berbicara denganku?” tanya Agnes sopan.
Dia adalah Gino yang sejak awal mengikuti Agnes secara diam-diam. Katakan saja dia tidak sopan, namun ada sesuatu yang harus dia luruskan.
“Ya, Agnes. Kamu ingin mendengar saran dariku?” sahut Gino sembari tersenyum ramah.
“Tentu, katakan,” titah Agnes tak mengelak apapun.
“Lakukan sesuatu yang membuat hatimu tenang. Jangan melakukan sesua