Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Suli_R
Kirana Arundhati Atmadja tidak pernah gagal dalam hidupnya.Sebagai putri tunggal keluarga Atmadja, ia tumbuh dengan prestasi yang nyaris sempurna. Juara kelas sejak sekolah, diterima di fakultas kedokteran impiannya, hingga berhasil melewati setiap tantangan yang menghadang dengan kepala tegak.Hidup Kirana selalu berjalan sesuai rencana.Termasuk saat ia memutuskan untuk meninggalkan masa lalunya.Sebuah perasaan yang pernah ia simpan diam-diam. Sebuah nama yang pernah memenuhi halaman buku catatannya. Semua sudah ia tutup rapat sebelum memulai kehidupan baru sebagai dokter koas di kota yang asing.Setidaknya, itulah yang ia pikirkan.Sampai ia bertemu dr. Bima Aryasatya Mahendra.Dokter pembimbing koas yang terkenal dingin, tegas, dan tidak pernah berbasa-basi. Pria yang lebih sering memberikan kritik daripada pujian, dan seolah tidak memiliki ruang untuk hal-hal di luar pekerjaannya.Kesan pertama Kirana terhadap Bima? Menyebalkan.Sedangkan Bima bahkan tidak punya waktu untuk memikirkan kesan pertama.Di tengah jadwal rumah sakit yang melelahkan, pasien yang datang silih berganti, dan malam-malam panjang yang lebih banyak dihabiskan dengan catatan medis daripada tidur, Kirana perlahan menyadari sesuatu yang tidak pernah ia rencanakan.Perasaannya berubah.Bukan karena momen romantis yang dramatis.Bukan karena kata-kata manis.Melainkan karena hal-hal kecil yang tidak sengaja tinggal lebih lama dari seharusnya.Cara Bima selalu mengatakan kebenaran meski terdengar menyakitkan.Cara pria itu tetap bertahan setelah hari-hari terburuk di rumah sakit.Dan cara kehadirannya perlahan menjadi tempat paling tenang di tengah hidup Kirana yang penuh tekanan.Masalahnya, Kirana terlalu ahli menyembunyikan perasaan.Selama bertahun-tahun, ia terbiasa menyimpan semuanya sendiri. Tidak kepada sahabatnya, tidak kepada siapa pun. Hanya buku catatan yang menjadi saksi dari semua hal yang tidak pernah berani ia ucapkan.Namun kali ini berbeda.Karena Bima adalah seseorang yang terbiasa membaca hal-hal yang tidak terlihat.Ia bisa mengenali detak jantung yang tidak normal.Bisa menemukan gejala yang diabaikan orang lain.Dan mungkin... bisa melihat perasaan yang selama ini Kirana sembunyikan dengan susah payah.Di saat yang sama, Rhea dan Felly dua sahabat yang mengenalnya lebih baik daripada siapa pun mulai menyadari sesuatu yang bahkan Kirana sendiri belum mau akui.Nama Bima terlalu sering muncul dalam setiap cerita.Terlalu sering disebut oleh seseorang yang selalu berkata bahwa tidak ada apa-apa.Tapi bagaimana jika perasaan itu benar-benar ada?Dua orang yang sudah punya alasan masing-masing untuk tidak membuka pintu itu.Karena terkadang, mendiagnosis penyakit orang lain jauh lebih mudah daripada memahami isi hati sendiri.Tapi beberapa pintu tidak perlu didobrak.Ada yang hanya perlu seseorang yang mau berdiri cukup lama di depannya terlebih dahulu.ic_default
Karena kamu suka Dokter & Kampus · Sekolah, mungkin kamu suka ini juga: