Clare
“Aku nggak percaya Dave bawa wanita ke acara kayak gini. Jangankan gitu, dia dateng aja udah bikin aku kaget setengah mati,” tanganku yang awalnya bergerak merapikan ujung gaunku, mendadak terhenti. Kepalaku terangkat begitu mendengar ucapan seseorang di balik pintu kamar kecil tempatku berada sekarang.
“Oya? Ehmm...aku nggak gitu tau sih. Baru pertama kali juga aku datang ke acara penggalangan dana kayak gini. Kalo dari kasak-kusuk yang aku denger tadi, biasanya tangan kanan Dave ya, yang datang? Tapi kamu liat kan, siapa yang diajaknya tadi?” ujar salah satu suara yang terdengar lebih halus dibanding suara wanita yang sebelumnya.
Aku tahu menguping bukanlah tindakan yang baik. Tapi, mereka berbicara dengan cukup jelas. Bukan salahku bila telingaku ternyata berfungsi secara maks