Dave
“Pumpkin…. Cantik banget malam ini,” pujiku tulus. Senyum terulas di bibirku saat Clare meraih tanganku yang terulur ke arahnya.
Kutarik tangannya perlahan hingga Clare mendekat ke arahku. Kepalaku menunduk dan kukecup punggung tangannya. Membiarkan bibirku menyentuh kulit lembutnya beberapa detik lebih lama sebelum membalik tangan Clare. Hanya untuk mendaratkan kembali kecupanku di bagian dalam pergelangan tangannya.
“Aah… kalo tau kamu bakal secantik ini, mending kita di rumah aja. Nggak usah pergi. Aku nggak mau ada cowok lain ngerubungin kamu,” ujaranku segera memantik reaksi yang menggemaskan dari Clare.
Dia mendengus dan menepuk dadaku perlahan. Bibirnya mencibir saat matanya memandangiku dari ujung kepala hingga ujung kaki.
“Terus kalo ternyata malah kamu yang dikerubungi