Naomi
Kakiku mengetuk-ngetuk lantai tanpa bisa kucegah. Bibirku menggigiti kuku ibu jari tangan kiriku. Kebiasaan buruk yang selalu coba kuhilangkan selama bertahun-tahun namun tak kunjung sirna. Telunjuk kananku bergerak menggulirkan layar tablet. Mataku mengamati setiap pemberitaan yang muncul dari semua portal dan memeriksa seluruh surat elektronik yang masuk membombardir kotak emailku.
Deringan handphone kembali menyentak perhatianku. Kutolehkan kepala dan menyipitkan mata saat membaca nama yang terpampang di layar. Aku berdecak. Saat tanganku akan meraih dan menerima panggilan telepon itu, bunyi pintu yang terbuka dan tertutup kembali sampai di telingaku.
Ntar aja aku telepon balik dia putusku dalam hati. Urung menerima panggilan telepon itu dan membiarkan deringan handphoneku berh