Dave
“Segini aja cukup?” tanyaku sambil mencicip potongan keju di atas tatakan kayu. Saat sahutan Lara tak kunjung kudengar, aku menoleh. Mendapati dia begitu sibuk memotong cake dengan ukuran yang presisi.
“Lara?” sepertinya panggilanku kali ini berhasil memecah konsentrasinya. Dia menoleh dan memandangiku. “Keju camembertnya cukup segini?” tanyaku sekali lagi. Lara terlihat termenung sebelum menggeleng kecil.
“Potong buat dua porsi lagi abis itu udah,” aku mengangguk mendengar instruksi Lara.
Dengan cekatan aku mengiris keju camembert di hadapanku. Tidak terlalu tipis tapi juga tidak terlalu tebal. Menatanya dengan rapi di samping irisan baguette, dua botol selai blueberry dan madu serta tumpukan kraker asin.
“Wah...wah… baru kali ini liat yang mulia Dave, sang penguasa media, berdi