Semua mata pelayan tertuju pada Abisatya yang sedang menggendong istrinya. Sepasang pengantin baru itu tampak tertawa saling melempar canda, mereka seolah tak peduli pada belasan pasang mata yang menatap mereka sambil tersenyum.
" Kau mau bermain air?" Tanya Abisatya yang disambut dengan kerutan di dahi Sayda.
" Aku belum siap untuk terbanting lagi Bang. Pantatku masih sakit." Abisatya terkekeh mendengar bisikan Sayda di telinganya. Sayda memang memelankan suaranya karena takut terdengar oleh para pelayan.
Seorang pelayan menarik kursi di meja makan kemudian Abi menurunkan Sayda ke lantai.
" Besuk-besuk nggak perlu digendong lah Bi. Malu, aku masih sanggup jalan kok. Kecuali nanti kalau aku sudah nggak bisa jalan lagi." Abisatya tersenyum sambil menggelar kain serbet putih di pangkua