Banyak pertanyaan yang masih bersarang di kepalanya yang membuatnya galau. Dia harus memendam keinginannya untuk bertanya karena situasi yang belum memungkinkan. Dia dan Abisatya sedang berjalan mengikuti dua orang pelayan yang diperintahkan Benjamin Kobayashi pemilik kastil tua ini untuk mengantarkan mereka ke kamar. Ya kamar khusus yang katanya sudah dipersiapkan jauh - jauh hari sebelumnya. Mereka berjalan ke sisi kiri kastil dan berdiri di depan sebuah kamar. Sayda meneliti lebih lanjut. Pintu itu terbuka dan mata Sayda terbeliak. Elevator? Kastil kuno ini punya elevator? Ah, pasti mereka memugarnya tanpa menghilangkan bentuk asli kastil ini, bisik Sayda dalam hati. Sayda baru akan bertanya pada kepala pelayan di sana tapi Abisatya mendorongnya hingga ke pojok ruang.
“ Kamu berhuta