Ponselnya berdenting berkali-kali membuat sebelah tangan Sayda meraba bagian atas nakas. Dia berhasil mendapatkannya. Ketika akan dibawa ke hadapannya, tangan Abisatya dengan sigap menangkapnya lalu membuangnya ke lantai. Sayda mendesah. " Abi...."
" Ada apa sayang?"
" Aku cuma mau melihat pesan."
" Nggak sekarang baby..."
"Sebentar saja Bi. "
" Kamu mau kamu fokus saja sama aku. " Abisatya meningkatkan aktifitas kesenangan membuat Sayda terus-terusan melenguh. Abi berhasil membelokkan perhatian Sayda membuat mereka kembali bergelut dalam kesenangan.
Dua ponsel milik Sayda dan Abisatya kembali berbunyi nyaring. Dua dering telepon dengan nada yang berbeda itu sudah distel dengan volume nada nyaring dan membuat ruangan menjadi riuh.
" Bi...angkat dulu teleponnya."
" Biarin aja lah. K