pasukan panah dari suku"ARGAMIS" melepaskan banyak anak panah yang di arahkan kepada para musuh-musuhnya dan banyak yang mengenai para pasukan dari suku"KARKAS" begitu oila dari kapal suku "KARKAS" membalas serangan dengan menembakkan s*****a api ke benteng perbatasan ditepi pantai.pertempuran berlangsung seru dan secara sporadies.
suku"SALENKA" melancarkan serangan sihirnya dengan mengerakkan angin dan api untuk melawan suku"KARKAS". satu demi satu korbanpun berjatuhan baik di kedua belah pihak sehingga membuat para pasukan suku"KARKAS" bisa merangsek mulai memasuki desa"SABRON" Di pintu masuk desa telah disiapkan pasukan pedang yang siap menyambut pasukan "KARKAS" dan pertempuran jarak pendekpun tak terelakkan. dengan skill peperangan yg telah dipelajari sebelumnya para pasukan suku"ARGAMIS" bisa mengimbangi teknik perang dari suku"KARKAS".
Dibantu pasukan dari suku"SALENKA",suku"ARGAMIS" bertambah kuat dalam segi personel dan semangat tempurnya dan akhirnya pertempuran di tengah desapun tak terlelakkan."DRAKA.FREYA,NAGRO dan KALAM" berperang dengan lihainya berbagai keahlian smua dikeluarkan dalam pertempuran tersebut.
"DRAKA" .melawan kepala suku'KARKAS' Teman lainya melawan anak buah pasukan "KARKAS'.
"NAGRO" dengan beringas menerkam mencabik musuh-musuhnya begitu juga "FREYA" dan ayahnya menyerang musuh-musuhnya dengan ilmu sihir dan s*****a pedangnya hingga membuat para pasukan dari suku"KARKAS" mengalami kesulitan dalam melawan mereka.
"DRAKA" menyerang musuhnya dengan cepat dan cekatan dan kepala suku musuhnya itu jg tak kalah pintar mengimbangi serangan dari "DRAKA".suara pedang yg berbenturan mengiringi di seluruh pertempuran yang sengit tersebut