Desi memasuki ruang kantor FO untuk mencari file miliknya yang berisi proposal untuk acara kebersamaan staff FO. Setelah berkeliling mencari, tetap tidak ada. Akhirnya dia bertanya pada Amel yang sedang duduk menghadap layar komputer. Namun, yang ditanya tidak sekalipun menjawab, dan tetap memandang layar tanpa mengerjakan apapun.
Gemas dengan sikap Amel yang seperti itu, Desi menghampiri Amel. “Woy!” seru Desi sambil menepuk bahu Amel dengan keras. “Ngelamun aja lo! Mikirin siapa sih?!”
“Apaan sih Mbak?! Bikin kaget aja!” Amel menjawab pertanyaan Desi dengan dongkol.
“Kok jadi marah sama gue sih?!” sahut Desi. “Dari tadi gue ajak elo ngomong, tapi nggak dijawab. Siapa coba yang nggak kesel!”
Amel langsung diam saat mendengar perkataan Desi. “Emang Mbak tadi ngomong apa? Maaf Amel ngg