Di seberang jalan, Lunar di masa lalu menengadah, menatap Mae yang telah berubah menjadi sosok yang dipenuhi aura kejahatan yang kuat, lalu dia melemparkan tongkat Klays ke arah Mae. “Kumohon selamatkan dia Klays,” gumamnya penuh ketakutan.
Tongkat Klays mengikut permintaan Lunar dan langsung terbang mendekati Mae, berhenti tepat di hadapan Mae yang masih setengah sadar dalam pengaruh kekuatan jahat yang keluar dari tubuhnya.
“Lunar… terima kasih sudah datang. Sekarang ini adalah perpisahan kita. Sebelum kekuatan jahat ini menguasaiku sepenuhnya, aku akan meminta Klays untuk membunuhku.” Mae menoleh pada Lunar yang masih muda, lalu tersenyum padanya tetapi air mata terus menetes dari sudut matanya.
“Áyo Klays lakukanlah tugasmu, aku telah siap!” kata Mae.
Lalu, dia meraih tongkat Klays