Seseorang pernah berkata.
'Jika kau ingin menang, maka bertemanlah dengan musuh-musuhmu. Dengan begitu kau tahu kelemahannya.'
Di pinggir sungai.
Sebuah mobil yang baru saja berhenti tiba disana. Seorang pria dengan pakaian serba hitam dan mengenakan topeng wajah palsu nampak turun dari mobil dan duduk di bagasi depan.
Dia nampak kelelahan, tangannya penuh dengan lumuran darah begitu juga dengan wajahnya yang ditutupi topeng yang kotor karena darah.
Ya dia pelaku pembunuhan di kantor Dhafin.
Ia belum membuka topengnya dan menatap sumber sungai yang bersih dan indah dengan pantulan sinar cahaya bulan di permukaannya.
"Huft, sangat melelahkan." Perlahan ia membuka jaket dan topinya seraya turun dan mendekat ke pinggir sungai.
Lengan bajunya dia gulung se sesiku, sepertinya dia henda