Dhafin baru saja menyelesaikan ritwal mandinya dan tiba-tiba ponselnya berdering. Kali ini dia menyewa kamar hotel untuk tinggal beberapa hari.
"Halo?" ucap Dhafin menjawab panggilan suara yang ternyata dari sang ayah.
"Kau baik-baik saja?" tanya Arzan langsung pada intinya.
Dhafin menjawab seraya merapikan bajunya.
"Tidak perlu khawatir, aku baik-baik saja."
"Pulanglah secepatnya, aku tidak ingin situasi semakin memburuk," lanjut Arzan.
Pria paruh baya itu tengah mengkhawatirkan keselamatan putranya jika Dhafin terus memaksa berada disana.
"Tidak, aku tidak akan kembali sebelum apa yang aku inginkan tercapai," jawab Dhafin menolak.
"Jangan membantah! turuti perkataanku!"
"Tapi aku sudah setengah jalan, Yah."
"Kau tidak bisa menyelesaikannya sendirian!" Arzan meninggikan nada bic