Tepat pukul delapan malam, di sebuah mansion mewah dan megah. Puluhan pria berbadan besar berdiri menjaga setiap sudut rumah tersebut.
Mobil berwarna putih tampak mulai memasuki pekarangan. Para penjaga dengan sigap membukakan gerbang dan mempersilahkan mereka masuk.
Salah satu dari mereka masuk kedalam dan memberitahu bosnya jika tamunya sudah tiba.
"Tamu sudah tiba, Tuan."
"Sudau? biarkan mereka masuk," jawab Arjun.
Dengan balutan pakaian mahal ia merapikan dirinya di depan cermin besar dan sesekali dibantu oleh pelayan.
Lima menit kemudian, seorang wanita dengan heels tinggi mulai melewati koridor. Di belakangnya terlihat seorang gadis yang ternyata adalah Ara, ia mengenakan pakaian rapi tetapi raut wajahnya terlihat pucat pasi.
Arjun menatap sengit wajah wanita tua bernama Soray