“NYAWA BERHARGA. NYAWA BERHARGA. NYAWA BERHARGA.”
Setelah tiga kali ia mengucapkan arti dari aksara jawa yang ada di kedua sisi batang pohon bambu itu, mendadak tanahnya bergerak. Seperti yang telah disangkakan oleh Marshal, bahwa aksara jawa yang sudah dengan susah payah ia cari artinya itu adalah sebuah mantra untuk membuka gerbang dimensi lain. Lebih tepatnya, aksara jawa itu adalah kunci.
Marshal lalu berjalan mundur, setelah ia merasakan bumi tempatnya berpijak mengalami getaran yang sangat kuat. Sesuatu yang besar seperti akan keluar dari perut bumi, dan membuat porak poranda Desa Awu Awe.
Panik, tentu saja Marshal panik. Tapi ia punya keahlian untuk mengatasi kepanikan itu, sehingga ia bisa tetap tenang menyaksikan dua batang pohon bambu itu tumbuh semakin tinggi. Sedikit berbeda