Jika dewasa berarti tidak lagi adu mulut dengan saudara, maka bisa dikatakan Kana belum dewasa. Ya, jelas sekali karena ia tidak bisa menghindari adu mulut dengan salah satu dari kedua adik kembarnya itu.
Seperti saat pulpen baru dibelinya tiba - tiba berpindah tempat dari meja belajarnya ke meja belajar si bungsu tanpa ada pinjam - meminjam terlebih dahulu. Atau saat dres kesayangannya tiba - tiba tidak ada di lemari dan tiba - tiba sudah ada di dalam mesin cuci. Sekali lagi tanpa ada proses pinjam - meminjam.
Bukan karena pelit atau perhitungan. Hanya saja, Kana tidak mau jika kedua adiknya itu lama kelamaan terbiasa mengambil barang orang lain tanpa meminjamnya terlebih dahulu.
"Bilang apa?" todong Kana saat mendapati si bungsu, Kuna sedang mengambil stabilo yang ada di meja belaja