Setelah kepergian papanya Rinai, barulah Rindu menunggu penjelasan anaknya. Meskipun sudah dibilang beberapa kali tidak ada hubungan apa-apa, tapi wanita yang sudah memasuki kepala 4 itu tidak mudah percaya begitu saja. Astri juga menunggu konfirmasi dari kedua belah pihak.
Berasa disidang, Rinai melirik ke arah Aiden. “Kak, jelasin deh. Aduh, mamaku tuh orangnya gak percayaan sama anak sendiri, apalagi kita kan emang sebenarnya.”
“Aku berniat menyatakannya hari ini, bahkan aku sudah menyiapkan bunga kesukaanmu dan juga hadiah. Lihat? Aku bahkan berpenampilan rapi demi bisa menghadapimu. Apa pun kondisinya aku bakalan terima. Tapi, tadi kondisinya lagi ribut dan aku gak berpikir panjang.”
Aiden mengambil bunga warna pink dan putih juga hadiah. Rinai bukan gadis yang suka diberi hal-