Rinai dan Orion tengah menikmati hidangan yang ada. Disisi lain, Anya dan Aiden juga sama. Mereka sesekali bercengkrama dengan Renda dan membicarakan perihal kontrak kerja itu.
"Maaf ya? Aku benar-benar tidak tahu kalau ada mereka. Karena aku, kamu jadi bertemu mereka," ujar Orion.
"Enggak masalah, Orion. Bagaimana lagi? Anggap saja enggak ada apapun. Lagipula, aku juga tidak bisa terus menghindar darinya," ucap Rinai.
Orion tersenyum saat melihat Rinai. Gadis itu memang berbeda. Tidak pernah menganggap seseorang jahat, walau sudah pernah menyakiti dirinya.
"Orion, bisa bicara sebentar?" tanya Rendra.
"Tunggu di sini dulu, ya? Sepertinya Om Rendra mau bilang sesuatu," ucapnya.
Orion akhirnya meninggalkan Rinai sendiri setelah mendapat persetujuan dari gadis itu.
"Rinai! Boleh minta