Venya memedan makanannya setelah membuka lapptopnya. Sebenarnya, Ari akan pergi dari sana. Menebus janjinya. Dimana Venya tidak ingin diganggu, dan Ari yang mengerti kebutuhan Venya ketuka melakukan pekerjaannya. Namun, ketika mendengar kursi Ari bergeser, Venya bertanya, "mau kemana lo?" Tanya Venya.
Ari diam kemudian menatap Venya, "gue ga mau ganggu konsentrasi lo dengan ketampanan yang luar biasa dari gue." Kata Ari membuat Venya menahan tawanya, "gue duduk dipojokan sana. Ko ada apa - apa telepon gue aja." Kata Ari kemudian dia beranjak dari sana setelah Venya mengangguk sambil tersenyum.
Pesanan Venya dtaang dan emmenuhi meja yang ada di depannya. Meja itu cukup kecil, jadi Venya tidak menyalahkan dirinya karena terlalu banyak memasan makanan. Venya butuh asupan nutrisi sebelum b