Venya sudah menyelesaikan tulisannya dan sekarang, dia sedang asik mengobrol mengenai dunia kepenulisn dengan Ari. Dimana sepertinya, Ari lebih tahu segala hal daripada Venya. Padahal, yang ada di dunia kepenulisa ini adalah Venya. Dia justru merasa bahwa dia tidak mnegetahui apa - apa masalah dunia kepenulisan di beberapa platform. Justru yang terlihat lebih banyak pengalamannya adalah Ari.
"Banyak yang menyewa jasa ghost writer?" Tanya Venya pelan kemudian dia membersekan laptopnya dan memasukkannya k edalam tas yang ia bawa.
Ari mengangguk untuk menjawab pertanyaan dari seorang Venya. Kemudian dia meneguk minuman yang ia bawa tadi dari tempat duduknya saat berada di pojokan. Kemudian, menjawab, "banyak. Lo mau nyewa?" Tanya Ari sambil terkekeh. "Tapi, bayar ke gue juga dah elu." Uca