Usai mengantar Tania pulang ke rumah, Devan segera mengunjungi rumah Allana guna memastikan keadaan Allana. Pasalanya Devan telah menghubungi Allana berkali-kali namun tak ada sahutan apalagi balasan dari Allana membuat Devan semakin dilanda kecemasan dan overthinking.
'Kamu kenapa gak angkat telfon aku, Al? Semoga kamu baik-baik aja,' kata Devan yang mengendarai motornya.
Devan memarkir motornya di halaman depan rumah Allana.
"Bi, Allana ada?" tanya Devan pada Ratih yang menyapu teras rumah.
"Non Allana, belum pulang," terang Ratih menghentikan aktifitas menuyapunya.
"Belum pulang?" tanya Devan terkejut dengan mata terbelalak. "Tapi, Allana bilang dia langsung pulang, Bi, masa sampai sekarang belum juga pulang," jelas Devan.
"Terus Non Allana dimana?" tanya Ratih tampak kebingungan