Alexander Grey baru menyadari jika ia tidak pernah benar-benar memperhatikan gerak-gerik puteranya. Sejak anak laki-lakinya itu lahir, Alexander Grey mulai terus khawatir dan ingin melindungi Gilbert hingga ia melupakan hal yang sangat penting. Alexander Grey seharusnya memperhatikan tiap detail kebutuhan Gilbert termasuk memperhatikan jati diri anak itu. Nyatanya, sekarang Alexander Grey baru menyadari bahwa putera tunggalnya itu memiliki kulit putih pucat dan bibir semerah darah. Bahkan bibir gadis-gadis bangsawan lainnya tidak semerah bibir Gilbert meski mereka menggunakan perona bibir. Yang selama ini Alexander Grey perhatikan hanya iris mata ruby darah merpati anak itu, lalu menjadi khawatir dan panik selama bertahun-tahun tanpa sempat memperhatikan detail lainnya.
Apakah Gilbert me