Kedatangan Alexander Grey kembali ke distrik kumuh yang baru saja ia kunjungi membuat kaget banyak orang di sana. Terlebih, Alexander Grey sama sekali tidak membawa pengawal. Ia juga hanya naik kuda sendirian dan bukannya memakai kereta kuda dengan kusir yang mengatur kudanya dengan beberapa pengawal yang menjaga. Alexander Grey masih memakai pakaian yang sama, namun dengan ekspresi yang berbeda. Pria bangsawan itu terbiasa tampil dengan mempesona, rapi, dan tampak berwibawa. Namun kali ini, ia tampak berbeda. Rambutnya tidak tertata rapi karena terkena angin saat mengendarai kuda dengan cepat. Kulit wajahnya berkeringat dan sedikit memerah karena sinar matahari. Ekspresinya yang selalu tampak tersenyum terlihat seperti orang bingung dan panik.
"Lord Grey, apakah ada keperluan yang terlu