“Apa terasa segitu lezatnya daging itu hm?”
Aku tersentak kaget ketika mendengar suara berat dan mengerikan itu di sekitar. Jantungku terasa hampir putus saking takutnya aku dilihat orang lain ketika tengah melakukan hal mengerikan seperti ini. Kedua tanganku sudah dipenuhi dengan darah segar dari anjing itu berikut juga dengan area sekitar bibirku.
Di dalam mulutku pun saat ini mah penuh dengan daging segar yang bercampur dengan saus darah milik anjing tersebut. Kedua mataku langsung bergerak dengan cepat mengarah pada asal suara tersebut di mana asal suara itu terdengar tepat di depanku. Dan benar saja, aku bisa melihat satu ekor monster yang terlihat familiar dalam ingatanku tengah bertengger dengan nyaman di atas pohon besar yang ada tidak jauh dari tempatku saat ini.
Monster yang