Aku duduk di atas ranjang kamarku saat ini. Menundukkan kepala dengan sesekali akan melirik ke arah Hellen yang tengah berdiri mondar-mandir di depanku, sebelum kemudian gadis itu menoleh ke arahku. Aku entah kenapa merasa gugup melihat reaksi Hellen yang nampak tidak menyukai aksiku dalam berita itu.
Kupikir kita akan berbicara dengan santai seperti biasa, dan aku bisa memamerkan kemenanganku itu. Tapi akhirnya aku hanya bisa terdiam di tempat melihat wajah Hellen yang terlihat marah dan mengerikan ketika menatapku, sembari menunggu gadis itu memulai pembicaraan di antara kita.
Aku hanya berusaha memasang wajah polos di depan gadis itu. Hingga akhirnya membuat Hellen yang kini menatapku menjadi semakin terlihat kesal dan mendengus kasar. Gadis itu lalu beralih menghampiriku dan