Siang ini aku sudah tiba di depan rumah professor Robert sesuai janji temu kami berdua. Aku menatap bangunan besar di depanku yang sebenarnya jauh lebih besar dan luas di dalamnya, dengan tenang. Tanpa menunggu lebih lama aku langsung memasuki pintu tersebut.
Cukup sering berada di tempat ini membuatku menjadi terbiasa. Aku melangkah lurus menuju arah yang sudah kuingat. Beberapa kali aku menekan beberapa tombol untuk membuka pintu selanjutnya, lalu akhirnya aku sampai pada pintu terakhir. Kutekan tombol tersebut dan pintu itu terbuka lebar seperti yang lainnya.
Pandangan mataku langsung menangkap sosok professor Robert yang tengah duduk di depan meja kerjanya dengan memakai jas putih panjangnya. Professor Robert hanya melirik sebentar ke arahku sebelum pria paruh baya itu kembal