"Kalo menurut gue sih kalo emang udah takdirnya Bakalan pisah mau di perjuangin kayak gimana juga gak bakalan bisa bersatu." Tipal Doni memberi komentar yang berbeda.
"Mau kayak giman juga tetep aja sedih gue nonton nya." Sahut Sukma yang memang orang nya gampang baperan.
"Iya kalo menurut gue sih berjuang boleh semaksimal yang kita bisa tapi kalo memang sudah tidak bisa di perjuangkan mau usaha seperti apapun juga gak bakalan bisa bersatu. Berjuang kan gak cuma si cowok nya doang namanya berjuang ya berdua sama-sama lah.. kalo tadi kan cuma si cowok nya doang yang berjaung cewek nya cuma pasrah aja". Sahut Sintia menimpali komentar teman-temannya panjang kali lebar sehingga menjadi luas.. hehe
"Iya bener juga kata Sintia. Tapi bagus juga ya filmnya menyentuh banget. Pantesan sampe sekarang masih banyak yang minat nonton." Kembali Sukma menimpali
Mereka semua berbincang menikmati moment hari ini yang entah kapan lagi mereka bisa berkumpul dan berjalan bersama seperti sekarang...
Mengingat nanti setelah ini mereka akan sibuk dengan kesibukan masing-masing yang tentunya akan menyita waktu mereka.
Setelah puas berkeliling mall tersebut akhirnya mereka memutuskan untuk pulang karena hari juga sudah mulai sore.
Mereka juga setelah ini punya acara masing-masing dengan keluarga mereka untuk merayakan kelulusan mereka bersama keluarga.
Setelah keluar dari mall mereka menuju tempat parkir motor. Setelah itu mereka berpisah untuk pulang kerumah masing-masing.
"Gue pasti bakal rindu banget sama kalian." Kata Sintia kepada teman-temannya.
"Iya. Setelah ini jangan lupain gue ya walaupun kalian sudah punya teman baru di tempat kalian nanti" sahut Sukma sambil memeluk sahabatnya.
"Yang penting kita jangan sampe putus komunikasi. Di manapun kalian berada jangan sampai gak ngabarin kita-kita ya." Riska menimpali sambil ikut memeluk sahabatnya.