Sintia kembali menghela nafas nya panjang sambil melihat Reihan dari kejauhan.
Kembali dia teringat dengan kenangan indahnya bersama Reihan dari awal mereka bertemu sampai hubungan mereka yang sekarang..
Saat Sintia memperhatikan Reihan dari jauh, Reihan juga sesekali menengok ke arah Sintia sambil tersenyum dan melambaikan tangan.
Lalu di balas dengan senyum dan lambaian tangan juga oleh Sintia.
Setelah beberapa saat berlalu, Reihan pun selesai membeli tiket. Kemudian mereka semua mengantre lagi untuk masuk ke dalam bioskop.
Cukup panjang antrean masuk karena film yang akan mereka tonton baru beberapa hari di rilis jadi masih banyak peminatnya.
Merekapun masuk satu persatu dan mencari tempat duduk yang sesuai dengan nomor yang ada di tiket. Setelah dapat tempat duduk mereka pun duduk sambil menunggu film nya di putar.
Beberapa saat berlalu setelah film selesai di tonton, mereka semua keluar dari salam bioskop.
Setelah sampai di luar mereka semua berkumpul dan akhir nya memutus kan untuk berjalan berkeliling mall tersebut.
"Asli nyentuh banget ya film nya. Tadi sampe nangis gue pas nonton." Kata Sukma mengomentari film yang barusan Mereka tonton.
"Iya, kalo sampe ada di dunia nyata gak kebayang sedih nya kayak apa. Gue aja yang nonton sedih banget ." Riska menimpali ucapan Sukma.
"Kalo gue jadi pemeran cowok nya gue pasti Bakal perjuangin tuh ceweknya. " Sahut Reihan
"Iya tuh cowok nya terlalu pasrah sama keadaan." Rendi menimpali ucapan Reihan.