hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh zira. ya dia hari ini pertama masuk sekolah, pagi - pagi zira sudah siap untuk berangkat pergi kesekolah, zira sudah mempersiapkan semua perlengkapan yang akan dibawanya kesekolah, kantong kresek dikasih tali sebagai tas sekolah, buah jeruk satu biji, papan nama dari kardus bekas, namanya zira adalah bebek cantik hahaha....
selesai sarapan pagi zira langsung berangkat kesekolah dengan langkah yang tegap dan selalu tersenyum, mengingat bahwa dia sekarang adalah siswa kelas sepuluh dengan jurusan administrasi perkantoran, ya zira sedari awal memang menginginkan sekolah di sini, karena ingin bekerja di perusahaan atau nantinya suatu saat dia akan menjadi pengusaha. itulah " cita-cita mulia Zira Shapira. membahagiakan keluarga nya adalah tujuan utamanya...
sampai gerbang sekolah karena buru-buru zira tak sengaja menyenggol seorang pria yang sama kelas sepuluh dengannya dan apesnya lagi perlengkapan zira lepas dan jeruk yang dibawa zira berguling-guling sampai keselokan sekolah. dan zira hanya mampu menatap nanar kearah jeruknya jatuh tadi. zira sadar kalo dia beli lagi akan membuat dia terlambat dan pasti kena hukuman oleh anggota Osis. zira panik " aduuuh gimana ini, mana aku bawa hanya satu lagi dan itupun jatuh keselokan. batin zira.
pria tadi juga kaget melihat jeruk zira mengelindir indah kedalam selokan tampa bisa diselamatkan, melihat kepanikan zira pria tadi ingin bertanggung jawab atas kesalahan nya, maaf saya tidak sengaja, kenalkan nama saya Arvino kata Arvino pada zira sambil menggulurkan tangannya. namun tidak langsung di sambut oleh zira, zira ya namaku zira, ucap zira pada pria itu sambil menangkupkan kedua tangannya didada sambil memberikan seluas senyum manis dari bibir indah zira. Arvino yang merasa tidak ada sambutan dari tangan zira ke tangannya hanya tersenyum kecut pada zira, dan langsung menarik tangan nya, " aduh mimpi apa aku semalam bertemu dengan cewek secantik ini, dan kenalanpun dia ngak mau menerima nya. hhhhmmmm sombong banget sih ini cewek, kecakapan deh dia" . Arvino membatin.
Arvino memasukkan tangannya kedalam saku tas yang dipakainya dan mengambil sebuah jeruk yang dia punya untuk mengganti jeruk zira yang terjatuh kedalam selokan...
Zira... ini jeruk buat kamu ya " kata Arvino pada zira.
lho Ar, buat kamu mana kalo jeruk kamu, kamu kasihkan ke aku??? tanya zira pada Arvino.
Arvino tersenyum manis pada zira, aku ngak usah kamu pikirkan zira, aku masih punya satu lagi.!!! ini untuk mu saja ya. Arvino ngak tau kalo dia ternyata punya rasa yang berbeda saat dekat dengan zira.
" hhmm ,,,, makasih ya Ar, maaf aku membuat jeruk mu jatuh. ya sudah aku kelapangan dulu ya Ar, soalnya sebentar lagi kita bakal berkumpul di lapangan, kata zira pada Arvino,...
sekali lagi terima kasih ya Ar, ucap zira sambil teriak sedikit...!!!
""dasar ya cewek"", ucap Arvino sambil mengulum senyumnya dan sambil menggelengkan kepalanya.
semuanya siswa dan siswi baru harus berkumpul di lapangan, terdengar suara lantang ketua OSIS sedang memanggil semuanya murid baru yang datang, zira mulai berbaris sesuai regu yang di tunjuk kakak OSIS kemarin.
kata sambutan dari ketua OSIS sudah selesai, sekarang kata sambutan dari pembina OSIS yang menyampaikan beberapa patah kata kepada siswa baru.
tidak lama kemudian terdengar lagi ketua OSIS bicara, untuk semua siswa-siswi dipersilahkan kalian meletakkan kedepan jeruk yang kalian bawa dari rumah hari ini, dan siapa yang tidak membawa silahkan kedepan dan berdiri disamping kanan saya, kata ketua OSIS.
Alhamdulillah ucap zira, kalo tidak tentu dia akan berdiri di depan sana dan menjadi pusat perhatian semua orang, mau di Tarok dimana wajah zira jika itu terjadi.
ada sekitar tiga orang yang tidak membawa jeruk, salah satunya ternyata Arvino ikut berdiri didepan sana.
apa Arvino tidak bawa jeruk, ta... tadi dia bilang ada satu lagi, tapi sekarang kenapa dia berdiri. zira merasa bersalah pada Arvino, ternyata dia menutupi itu dari zira, biar Arvino menerima hukuman, asal zira tidak dan baik-baik saja. entah apa yang ada dalam benak Arvino saat ini.
??????
baik adek-adek semua sekarang kita melanjutkan permainan dalam kelas saja ya. " kata salah satu kakak OSIS... hehehe zira belom tau nama anggota osisnya. UPS
zira duduk di depan dan mengambil dibagian sebelah kanan dekat dengan jendela kelas...
siang hari zira pulang sekolah masih dengan perasaan rasa bersalah terhadap Arvino, Zira tidak habis pikir kenapa Arvino rela dihukum asalkan zira tidak di hukum, kenapa???
?????
suara Azan subuh sudah terdengar berkumandang pagi ini, zira langsung membersihkan dirinya dikamar mandi, sekaligus berwudhu akan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslimah.
selesai sholat zira membiasakan dirinya untuk membaca beberapa ayat Alquran saja, yang penting rutin dibaca, begitu prinsip zira.
pagi tepatnya pukul enam zira sudah selesai pakai baju seragam sekolah, ya hari ini adalah hari terakhir dia sebagai siswa atau siswi baru sekolah yang melaksanakan masa orientasi siswa di sekolah, sekaligus nanti siang dia akan tau di jurusan apa akan ditempati,...
walau zira telah memilih jurusan apa yang dia minati, tapi tetap saja sekolah yang menentukan dimana pantasnya seorang zira Shapira akan mengambil jurusan dan sesuai kreteria serta kemampuan siswanya.
siang ini zira melihat sebuah papan pengumuman disekolah barunya, ternyata zira diterima dengan jurusan yang dia inginkan, ada juga sebagian siswa berpindah jurusan karena tidak menyukai jurusan yang di pilihkan oleh ketua jurusan.
setelah melihat jurusan dan kelas nya zira dimana, zira langsung bergegas pulang ke kosannya, rasa lelah sedari tadi menghinggapi badan zira sangat menguras tenaganya. sampai di kosan zira langsung bersihkan badannya dan buru-buru untuk sholat zhuhur, selesai sholat terus dilanjutkan dengan makan siang. sambil makan zira merasa sedih, karena ingat keluarga di kampung.
hari ini adalah hari yang paling ditunggu - tunggu oleh seluruh siswa dan siswi yang sekolah jauh dari orang tua nya, bagaimana tidak hari ini adalah hari Sabtu dan tentunya sepulang sekolah anak-anak akan langsung pulang ke kampung halamannya masing-masing, dan berkumpul kembali di hari Senin pagi.
begitu juga dengan zira, ya sudah satu Minggu dia jauh dari ibu, Ayah dan juga adiknya tersayang.
rasa rindu tentunya ada dalam hati zira saat ini.
teng.... teng.... teng....
yeeeeee... semua murid dikelas zira pada heboh bersorak-sorai. mereka akan berjumpa orang tuanya sebentar lagi.
zira mampir terlebih dahulu ke koperasi sekolah, zira menemui buk Marni, dan untungnya buk Marni masih di koperasi.
assalamu'alaikum buk Marni, ucap zira pada buk Marni.....
waalaikumsalam... ada perlu apa nak, ada yang bisa ibu bantu, " jawab buk Marni. "
buk saya rencananya ingin menitipkan kue besok Senin di koperasi ini buk, bagaimana ya buk caranya??? tanya zira dengan suara lirih.
boleh nak, rencananya mau nitipin kue apa???
rencananya mau bikin kue gabin tape buk, terus harganya seribu perak saja perbiji nya. kata zira dan sudah mulai. semangat untuk menyampaikan nya pada buk Marni, bagai mana zira tidak akan semangat karena buk Marni memberi izin kepada zira untuk menitipkan kue bikinan nya.
"terus hitungan nya gimana buk Marni,? tanya zira...
hitungannya satu kue ibuk hargai delapan ratus perak. jadi nanti kue yang kamu titipin disini kamu antar pagi, dan pulang sekolah kamu ambil lagi, dan berapa yang terjual uangnya langsung ibuk kasih ke kamu. gimana zira??? " tanya buk Marni lagi.."
zira menganggukkan kepala nya dengan cepat pertanda dia setuju. baik lah buk, besok Senin pagi kue-kue saya akan saya titip di sini ya.. ucap zira sambil tersenyum gembira...
"" Ya Allah terima kasih atas Rahmad dan karunia yang Engkau berikan kepada hamba"". ucap zira dalam hatinya.
yaa, zira bersyukur sekali karena Allah telah memudahkan keinginan dan memberi jalan atas segala usahanya.
assalamu'alaikum teman-teman......
cerbung saya sampai disini dulu ya... pantengin terus ya ceritanya.
semoga sehat selalu sahabat semua ???