Usai shalat Dzuhur, Zayyan mengajak Ina dan Reny makan siang di salah satu warung makan. Memasuki tempat makan yang pernah ia kunjungi pada saat acara pertemuan sesama alumni, lantas mengedarkan pandangannya mencari tempat duduk yang menurutnya strategis.
"Eny mau makan paha ayam krispi, ya, Manda. Ada dijual di sini, kan?" ucap Reny saat mereka sudah duduk di kursi. Tempatnya agak sudut ruangan dekat dengan tangga.
"Kita lihat menunya dulu, ya, Sayang, Manda juga baru pertama kali masuk sini."
"Yang benar?" Zayyan tak percaya dengan pendengarannya.
"Iya, Ina jarang makan di luar," jawab Ina jujur.
Dan Ina terperangah saat merasakan usapan lembut di kepalanya. Ia menoleh dan mendapatkan senyuman hangat dari suaminya.
"Abang bikin malu Ina, tahu nggak!" katanya seraya melirik ap