Hari ke-101, Satrio menguji antrean pesan ketika pembaca suara memberi petunjuk navigasi. Terminal tetap terisolasi. Nomad meminta kami mengulangi setiap langkah sebelum menyentuh kontrol.
Pesan pertama masuk saat petunjuk arah dibacakan. Sistem menunggu sampai kalimat selesai, lalu mengumumkan bahwa pesan baru menunggu. Aku meminta nomor dan isi pesan. Sistem membacakan pesan baru, tetapi setelah selesai ia tidak kembali ke petunjuk arah yang terputus. Aku kehilangan informasi belokan berikutnya.
Nomad menghentikan sesi. Navigasi tidak boleh hilang setelah interupsi. Pembuat perangkat menjelaskan bahwa petunjuk dapat diminta ulang, tetapi tidak otomatis dilanjutkan. Satrio meminta pengguna diberi pilihan: lanjutkan navigasi atau baca pesan. Tanpa pilihan, sistem menentukan prioritas bagi pengguna.
Kami menguji pilihan lisan. Sistem bertanya, 'lanjutkan arah atau baca pesan?' Aku menjawab 'baca pesan', tetapi frasa itu juga muncul dalam isi pesan dan sistem salah mengira aku meminta pengulangan. Yoon An mengusulkan kata perintah yang tidak mungkin menjadi bagian percakapan biasa. Kami memilih 'pilih pesan' dan 'lanjut arah' untuk diuji.
Pada percobaan selanjutnya, perintah dikenali. Namun, kru lain tidak ingat frasa yang tepat. Nomad meminta kontrol fisik yang dapat diraba sebagai pilihan tambahan. Satrio mencatat kebutuhan itu dan menunda keputusan.
Kyaa menyampaikan bahwa panel logistik sedang menghitung dana jembatan tujuh hari. Kesatuan setuju bantuan pangan dan obat dapat diambil melalui titik alternatif jika warga tinggal sementara di luar dome. Namun, tempat tinggal dan transportasi belum ditanggung kecuali pengosongan diperintahkan.
Warga meminta keadaan 'keluar sementara' dijelaskan agar tidak dianggap meninggalkan hak. Kesatuan menerima istilah itu untuk draf. Penghuni harus memberi tahu petugas, tetapi tidak perlu menyatakan alasan atau niat perjalanan. Mereka dapat kembali setelah menyampaikan pemberitahuan singkat, kecuali ada bahaya langsung.
Kyaa meminta pengecualian bahaya langsung disertai proses peninjauan dan pemberitahuan tertulis. Kesatuan menyetujuinya. Belum jelas siapa membayar penginapan jika akses kembali tertunda karena pemeriksaan keselamatan.
Truk distribusi lokal yang sudah berizin kembali mengirim air dan obat ke gudang, terpisah dari uji kendaraan kami. Anna dan petugas klinik mencocokkan tanda terima dengan barang yang benar-benar masuk. Sesudah pemakaian empat hari terakhir dikurangi dan kiriman baru ditambahkan, air kembali cukup untuk sebelas hari dan pangan kering untuk dua pekan pada jumlah warga saat ini. Obat tertentu kembali cukup enam hari; jenis lain tetap menunggu pemasok. Angka pada papan diberi tanggal hari ini agar tidak dianggap salinan hitungan sebelumnya. Kapasitas pendingin portabel masih hanya dapat menjaga sebagian stok, dan Kesatuan mencari perangkat tambahan.
Aku meminta angka itu dibacakan dengan tanggal dan asumsi jumlah orang. Petugas melakukannya. Warga tidak diminta menilai apakah stok cukup sebagai syarat untuk berangkat.
Kami mencoba alternatif dengan tombol bertekstur yang berbeda dari kontrol lain. Aku menemukan tombol itu tanpa melihat, tetapi kru lain menekan tombol konfirmasi karena jaraknya terlalu dekat. Satrio meminta rancangan fisik direvisi dan diuji oleh orang yang tidak ikut memilih letaknya.
Nomad menetapkan bahwa sistem harus mengulang pilihan yang dipahami sebelum bertindak. Jika pengguna berkata 'lanjut arah', terminal mengulang 'melanjutkan navigasi, pesan tetap menunggu'. Jika pengguna memilih pesan, terminal menyebut bahwa navigasi ditunda dan cara memulihkannya. Yoon An menyiapkan kata-kata yang tidak mengubah makna.
Uji lisan berjalan baik untuk tiga orang, tetapi satu orang berkata peringatan itu terlalu panjang. Kami meminta uji kembali dalam lorong bising. Tidak ada yang menyatakan metode ini siap hanya karena berhasil dalam ruangan tenang.
Warga meminta Kesatuan menyebut siapa yang dapat mengizinkan kembali ke dome setelah pengosongan. Petugas keselamatan akan membuat keputusan berdasarkan pemeriksaan dan alasan tertulis. Jika petugas tidak tersedia, pejabat siaga mengambil alih. Kyaa meminta nama jabatan dan cara menghubungi mereka dicantumkan.
Kesatuan berjanji mengirim daftar kontak dalam draf final. Warga juga meminta pemberitahuan sebelum akses dibuka kembali, supaya keluarga tidak kembali ke ruang yang masih diperiksa. Panel setuju menambahkan pemeriksaan keselamatan sebelum masuk.
Hari itu melelahkan karena dua jalur berbeda membutuhkan kata-kata yang tepat. Aku tetap mencatat keduanya secara terpisah. Pesan yang tertunda tidak menjawab hak masuk, dan hak masuk tidak membuat terminal aman.
Kami menguji apakah petunjuk arah dapat dilanjutkan dari titik aman. Navigasi mengulang instruksi terakhir, lalu memberi jeda sebelum langkah berikutnya. Pada uji pertama, aku mengira instruksi terakhir adalah belokan berikutnya. Jayen meminta sistem menyebut 'mengulang arah terakhir' sebelum mengulangnya.
Satrio menyetujui kebutuhan itu, tetapi meminta uji dengan rute yang memiliki beberapa belokan. Jika petunjuk terakhir menyebut 'belok kiri' dan sistem mengulangnya tanpa konteks, pengguna bisa berbelok dua kali. Kami menyiapkan skenario dengan tiga titik dan mencatat setiap perubahan.
Kesatuan memperlihatkan daftar lokasi sementara yang memenuhi syarat keamanan. Warga bertanya apakah transportasi tersedia untuk orang dengan kursi roda. Panel belum menerima konfirmasi dari penyedia. Kyaa meminta mereka tidak menyebut bantuan transportasi sudah tersedia sampai kapasitas aksesibel dipastikan.
Nomad meminta status transportasi dipisahkan dari hak masuk kembali. Kesatuan setuju. Aku mencatat dua pertanyaan berbeda: apakah tempat tinggal sementara aman, dan apakah perjalanan ke sana dapat dilakukan dengan akses yang sesuai.
Pada uji rute, Jayen membaca tiga petunjuk arah dengan jarak berbeda. Ketika pesan masuk, sistem menunggu kalimat selesai dan menanyakan pilihan. Aku memilih 'pilih pesan'. Setelah pesan selesai, sistem berkata 'navigasi tertunda'. Aku meminta agar ia juga menyebut titik terakhir yang sudah dilewati.
Satrio menganggap itu perlu agar pengguna tidak harus mengingat sendiri. Nomad meminta titik terakhir disebut sebagai referensi, bukan instruksi untuk bergerak. Kami menambahkan frasa 'terakhir tercatat' dan menguji apakah orang memahami bahwa rute belum dilanjutkan.
Seorang kru menyangka ia harus kembali ke titik itu. Kami memperbaiki kalimat menjadi 'titik terakhir yang telah dilewati adalah…; tunggu instruksi berikutnya'. Semua memahami setelah dua kali. Sistem belum memiliki fitur tersebut, sehingga pembuat perangkat harus menilai apakah dapat ditambahkan.
Hari ke-102, Satrio menguji pemulihan pesan pada daya rendah. Status baca bertahan, tetapi jumlah antrean terlambat diperbarui. Nomad meminta pengujian dengan sumber daya yang turun bertahap, bukan diputus tiba-tiba.
Pada tahap pertama, sistem menyebut satu pesan menunggu. Pesan kedua masuk ketika daya turun lagi. Setelah pulih, sistem tetap menyebut satu. Isi pesan kedua ada di log, tetapi tak ada tanda audio.
Nomad segera menghentikan uji. Ia tidak mengizinkan perangkat menyentuh jaringan utama. Satrio meminta sistem menghitung ulang antrean setelah daya stabil dan memberi tahu pengguna bahwa jumlah berubah. Pembuat perangkat menerima temuan dan meminta satu hari tambahan.
Seorang teknisi bertanya apakah kami dapat menjalankan simulasi tanpa beban memakai daya penuh. Nomad menolak karena kondisi antrean dan pemulihan belum stabil. Ia berkata mengubah tingkat daya untuk menghindari masalah bukan pengujian yang diminta. Satrio mendukungnya.
Di forum kebijakan, Kesatuan menyampaikan rancangan dana jembatan tujuh hari. Dana akan membantu penginapan bila akses dome ditunda oleh pemeriksaan keselamatan, tetapi tidak mencakup pilihan keluar sukarela. Warga menilai perbedaan itu masih menyulitkan keluarga yang memilih keluar sementara karena cemas.
Kesatuan menjawab akan mempertimbangkan bantuan terbatas berbasis kebutuhan, bukan alasan keluar. Kyaa meminta kriteria tidak meminta warga membuktikan ketakutan mereka. Panel menyetujui penilaian berdasarkan kemampuan membayar dan jumlah tanggungan, tetapi rincian privasi belum selesai.
Kyaa meminta bantuan dapat diajukan tanpa membuka status minat perjalanan. Kesatuan setuju data dana jembatan dikelola unit sosial, terpisah dari panel kuota. Warga meminta keputusan cepat dan jalur banding. Panel menetapkan jawaban dua hari kerja.
Rute pasokan alternatif masih menunggu pendingin tambahan. Air dan pangan dapat dibawa, tetapi obat yang sensitif suhu belum seluruhnya. Petugas logistik akan menguji kotak pendingin portabel. Mereka tidak tahu apakah baterainya tahan selama perjalanan penuh.
Nomad menegaskan pekerjaan logistik bukan persetujuan keberangkatan. Aku meminta kalimat itu disertakan dalam ringkasan rapat. Tidak ada jadwal kapal yang ditetapkan.
Satrio meminta kami mengulangi pemutusan daya dengan pesan yang sudah dibaca dan yang belum dibaca. Status baca bertahan pada keduanya, tetapi tanda antrean baru terlambat ketika baterai berada di ambang minimum. Nomad meminta pengukuran tegangan dicatat tepat sebelum pemberitahuan muncul.
Kami mengulang tiga kali. Dua kali pemberitahuan muncul setelah dua detik, satu kali setelah lima detik. Tidak ada pesan yang hilang. Namun, variasi waktu itu belum memiliki batas yang disepakati. Satrio meminta pembuat perangkat menentukan rentang dan memberi tahu pengguna jika pemulihan berlangsung lebih lama.