Kyaa menerima komentar warga bahwa draf akses tidak boleh menyebut 'keluarga terdaftar' tanpa memberi jalur memperbaiki daftar. Kesatuan menyetujui koreksi administrasi sampai dua hari sebelum keberangkatan dan setelahnya bila kesalahan dibuat oleh petugas. Warga meminta semua perubahan disertai tanda terima.
Unit sosial akan menerbitkan tanda terima tanpa mencatat alasan pribadi pada papan umum. Kyaa meminta waktu jawaban dan nama petugas pengganti. Kesatuan menerima, tetapi naskah masih draf. Bantuan berjalan seperti biasa dan tidak tergantung pada siapa yang memberi komentar.
Tim logistik menyampaikan bahwa pengiriman obat tertentu memerlukan pendingin yang belum tersedia. Mereka meminjam satu unit untuk menguji rute, tetapi kapasitasnya terbatas. Nomad memastikan informasi itu tidak dimasukkan ke daftar kesiapan kapal.
Satrio kemudian menguji apakah pengguna bisa kembali ke pesan yang sudah dibacakan. Aku meminta pesan nomor dua, lalu meminta nomor satu. Terminal membuka nomor satu, tetapi tidak menyebut bahwa aku sedang kembali. Jayen menyarankan frasa 'membuka pesan lama'. Nomad meminta istilah itu diuji agar tidak disangka pesan baru.
Kami membandingkan 'pesan sebelumnya' dan 'membuka pesan lama'. Kru memahami frasa kedua lebih baik, tetapi seorang pengguna berkata 'lama' mungkin berarti tidak berlaku. Yoon An mengusulkan 'pesan terdahulu, masih tersimpan'. Kami mencatatnya untuk pemeriksaan bahasa. Tak ada pilihan yang ditetapkan sampai orang yang memakai sistem menilai.
Kyaa mengumpulkan komentar tentang dana jembatan. Warga meminta plafon biaya dinyatakan dalam jumlah dan cara banding. Kesatuan belum mengirim angkanya. Mereka berjanji memberi jawaban setelah menghitung biaya tempat tinggal di sekitar dome. Kyaa meminta data perkiraan disertai lokasi, bukan satu angka yang tak bisa dibandingkan.
Petugas sosial bertanya apakah lokasi tertentu harus dipilih demi keamanan. Warga menerima batas keamanan, tetapi meminta alasan tertulis bila pilihan mereka ditolak. Kesatuan menyetujui dan akan menyebut siapa yang meninjau keputusan tersebut.
Nomad meminta Satrio menyimpan rekaman uji bersama transkrip yang telah dikoreksi. Kami membandingkan tiap kata dan menemukan satu perbedaan kecil pada bunyi akhir nomor pesan. Pembaca suara mengucapkan angka tujuh seperti satu karena rekaman contoh terpotong. Satrio meminta contoh baru sebelum menilai pengucapan.
Yoon An merekam nomor yang sama dengan tiga suara berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa jeda setelah konteks membantu lebih banyak daripada menaikkan volume. Kami mengusulkan jeda tetap, tetapi Satrio ingin memastikan jeda tidak membuat pengguna mengira perangkat berhenti. Nomad meminta indikator teks tetap aktif selama jeda.
Kru malam diminta mencoba tanpa melihat layar. Mereka mengenali bahwa pesan lama dibuka, tetapi satu kru menekan tombol navigasi. Kami mencatat jarak tombol sebagai risiko. Rancangan fisik akan diubah sebelum pengujian berikutnya.
Hari ke-100, pembuat perangkat mengirim definisi kategori. Pesan 'pengingat lama' hanya diberikan jika sistem menemukan isi yang identik dan nomor sumber yang sama. Jika teks mirip tetapi nomor berbeda, sistem tidak akan menyimpulkan bahwa pesan itu pengingat.
Nomad meminta demonstrasi. Kami menguji pesan yang identik, pesan dengan satu kata berubah, dan instruksi baru yang mengutip instruksi lama. Hanya pesan identik dengan nomor sumber sama yang mendapat label pengingat. Itu menghindari sistem menebak maksud dari kemiripan kata.
Pada skenario ketiga, instruksi baru mengutip kalimat lama tetapi memiliki nomor berbeda. Sistem menyebutnya pesan baru. Yoon An berkata keputusan itu benar, tetapi pengguna perlu mendengar bahwa ia berbeda dari pesan sebelumnya. Pembuat perangkat menambahkan frasa 'pesan baru, merujuk pesan nomor…'
Aku mencoba mendengarkan tiga pesan berurutan tanpa melihat layar. Aku dapat membedakan pesan baru dan pengingat lama, tetapi kehilangan nomor saat kalimat panjang. Jayen mengusulkan jeda singkat setelah konteks sebelum isi dibacakan. Satrio meminta uji dengan pendengar lain sebelum menyetujui.
Nomad mengunci konfigurasi setelah sesi. Ia menyatakan tidak ada uji mesin dan belum ada simulasi tanpa beban. Masih ada satu skenario saat navigasi aktif dan satu saat daya rendah.
Kyaa menerima jawaban awal Kesatuan tentang biaya tempat tinggal sementara. Dana dapat digunakan bila pengosongan dome diperintahkan oleh panel keselamatan, tetapi belum tersedia jika warga memilih keluar sementara selama pemeriksaan. Warga bertanya apakah pilihan keluar sukarela akan menghilangkan hak untuk kembali.
Kesatuan menjawab tidak, tetapi pembiayaan tempat tinggal tidak dijamin. Kyaa mengatakan hak kembali tanpa kemampuan bertahan selama menunggu belum cukup melindungi keluarga. Panel akan meninjau dana jembatan selama tujuh hari dan meminta anggaran logistik.
Seorang warga meminta jaminan bahwa bantuan pangan tetap bisa diambil jika ia menginap di luar dome sementara. Kesatuan menyetujui pengambilan melalui wakil atau titik distribusi alternatif. Aturan itu akan berlaku tanpa meminta alasan keluar.
Di pertemuan logistik, tenaga medis menyebut obat khusus tidak dapat dipindahkan ke rute alternatif tanpa pendingin. Rute itu bisa membawa air dan pangan kering, tetapi belum cukup untuk seluruh kebutuhan. Kesatuan meminta waktu menghitung kapasitas pendingin portabel.
Nomad bertanya apakah informasi rute memengaruhi uji sistem. Kami menjawab tidak. Aku meminta notulen memisahkan pembahasan logistik dari status teknis agar tak ada yang menyimpulkan kapal akan berangkat karena kendaraan alternatif sedang disiapkan.
Nomad meminta versi transkrip tersedia bersama rekaman, supaya kru dapat membandingkan kata yang terdengar dengan kata yang ditulis. Satu frasa dalam bahasa kedua diterjemahkan sebagai 'pesan diulang', padahal maksudnya 'pesan sebelumnya'. Yoon An memperbaikinya dan meminta pemeriksa bahasa kedua menilai terjemahan itu.
Kami menguji frasa baru dengan lima kru. Tiga langsung memahami, dua meminta penjelasan. Setelah kata pembuka diubah menjadi 'pengingat dari pesan nomor…', semua dapat membedakan pengingat dari pesan baru. Namun, Satrio menekankan jumlah kecil itu belum cukup untuk mengesahkan fitur.
Di forum warga, Kesatuan mengirim draf biaya tempat tinggal sementara. Dana tujuh hari dapat diberikan melalui unit sosial dan tidak akan dicatat sebagai minat perjalanan. Warga meminta penerima dapat memilih tempat sendiri dalam batas keamanan. Kesatuan menyetujui prinsip itu, tetapi belum menentukan plafon biaya.
Kyaa bertanya apakah warga yang membutuhkan tempat lebih dari tujuh hari dapat mengajukan perpanjangan sebelum masa bantuan habis. Panel menjawab dapat mengajukan, tetapi keputusan belum dijamin. Mereka akan memberi jawaban dua hari kerja. Warga meminta perpanjangan tidak memutus bantuan selama permohonan ditinjau.
Kesatuan menerima permintaan itu sebagai usulan. Tak ada yang diwajibkan menyampaikan penghasilan di hadapan forum; dokumen disampaikan secara pribadi. Kyaa meminta formulir memisahkan data keuangan dari daftar inspeksi dome.
Satrio meminta uji lain menggunakan pesan yang sangat pendek dan sangat panjang. Pada pesan panjang, pengumuman konteks dan nomor membuat pembacaan memakan waktu. Kru meminta opsi melewati pengulangan konteks setelah pengguna mengonfirmasi nomor. Nomad menyetujui untuk dinilai, tetapi menegaskan pilihan melewati konteks tidak boleh aktif secara default.
Kami menguji pengaturan itu manual. Setelah Jayen mengulang nomor, aku meminta isi tanpa konteks. Aku dapat mengikuti, tetapi kru yang masuk terlambat tidak tahu nomor apa yang sedang dibaca. Satrio menyarankan sistem menyebut nomor setiap kali pengguna baru bergabung. Belum jelas cara sistem mengetahui perubahan pengguna, jadi ia meminta solusi yang tidak bergantung pada deteksi otomatis.
Yoon An mengusulkan tombol 'mulai dari awal' yang dapat diraba. Nomad meminta tombol itu berbeda dari tombol lanjut navigasi. Kami menyusun sketsa letak dan meminta dua orang yang tidak ikut rapat memeriksanya besok.
Sesi berakhir dengan kartu ringkas untuk kru. Kartu itu hanya menjelaskan cara meminta pesan kembali; ia bukan pengganti fungsi perangkat. Nomad meminta kartu dibaca dalam dua bahasa dan ditempel di ruang latihan saja, bukan di kabin seolah-olah prosedur telah disahkan.
Satrio meminta ringkasan uji menyebut dengan jelas bahwa kategori didasarkan pada nomor sumber, bukan dugaan makna. Warga teknis dapat memeriksa definisi itu sebelum memberi komentar. Nomad menyimpan draf dan meminta pembuat perangkat mencatat bila aturan kategori berubah.
Jayen membacakan istilah itu sekali lagi agar tidak tercampur dengan instruksi aktif.
Kesatuan meminta Kyaa mengumpulkan komentar tanpa nama sampai batas waktu yang disepakati.
Kyaa menyiapkan ringkasan tersebut dalam format teks dan audio.
Nomad meminta status revisi dibacakan pada pergantian giliran malam.
Kami menyimpan versi lama dengan label digantikan.
Jayen mengarsipkan hasil uji suara bersama catatan tanggalnya.
Log menyebut kondisi daya.