Hari ke-44 dimulai ketika teknisi dari unit berbeda tiba untuk memeriksa terminal pembaca suara. Nomad meminta mereka menguji sistem tanpa bergantung pada catatan tim kami. Jika perangkat hanya bekerja ketika kami tahu cara mengakalinya, berarti ia belum cukup andal.
Aku duduk di ruang kendali bersama Jayen. Pemeriksa membaca prosedur dari awal, lalu memasukkan rangkaian angka dengan urutan acak. Terminal membacakan tekanan dan suhu, sementara pembaruan tambahan ditahan sampai kanal utama kosong. Pada percobaan pertama, semua angka kritis tiba tepat waktu.
Pada percobaan kedua, salah satu panel mengirim ulang data lama. Terminal mengenalinya sebagai duplikat dan tidak membacakan angka itu sebagai nilai baru. Pemeriksa meminta kami mencocokkan cap waktunya. Yoon An mengonfirmasi data lama diberi tanda, lalu terminal menyebutkan bahwa pembaruan terakhir belum berubah.
Aku meminta pengujian dilakukan sekali lagi dengan perubahan angka yang kecil tetapi masih dalam rentang aman. Terminal mengumumkan perubahan dan menyebut unitnya. Nomad mengatakan hasilnya baik untuk rangkaian yang diuji, tetapi pemeriksa independen harus menyelesaikan laporan sebelum sistem dinyatakan siap untuk simulasi dingin.
Salah seorang pemeriksa bertanya apakah aku nyaman menerima informasi lewat suara saja. Aku menjawab tidak selalu. Suara membantu, tetapi aku juga perlu pilihan untuk meminta pengulangan dan mendapatkan ringkasan setelah prosedur. Jayen mengusulkan tombol konfirmasi yang tidak mengubah pengujian. Nomad setuju memasukkannya sebagai langkah komunikasi, bukan sebagai izin untuk melanjutkan.
Pemeriksa independen meminta kami menjalankan satu skenario tambahan: tekanan naik sedikit, sementara panel lain mengirim pembaruan status berulang. Nomad mengingatkan bahwa skenario itu tetap tanpa beban dan bukan simulasi pesawat bergerak. Yoon An mengatur data uji, lalu Jayen memeriksa bahwa berkasnya tidak mencampur rekaman lama.
Terminal membacakan tekanan terlebih dahulu, menyebut angka, satuan, dan arah perubahan. Pembaruan status tertahan beberapa detik, lalu dibacakan sebagai informasi tambahan. Aku meminta nilai kritis diulang. Terminal menunggu konfirmasi dan mengulang dengan urutan yang sama. Pemeriksa mencatat bahwa tombol 'diterima' bekerja, tetapi tidak mengirim sinyal untuk menaikkan beban.
Aku menyukai batas itu. Konfirmasi komunikasi tidak boleh berubah menjadi persetujuan teknis. Jika tombol yang sama melakukan dua hal, orang dapat menekannya untuk menunjukkan telah mendengar lalu sistem menganggap mereka menyetujui risiko.
Pemeriksa menambahkan bahwa konfirmasi dari kru harus menunjukkan mereka mendengar pesan, bukan menyetujui risikonya. Aku menyukai pembedaan itu. Jika aku menekan tombol setelah mendengar peringatan, itu tidak berarti aku menganggap uji aman.
Baron bergabung lewat sambungan dan bertanya apakah hasil independen cukup untuk membuka simulasi. Nomad menjawab ia menunggu laporan tertulis dan pemeriksaan tambahan. Baron tidak mendesak tanggal, tetapi meminta agar pemeriksa memberi kabar langsung kepada Kesatuan.
Sementara itu, Kyaa menerima balasan bahwa masa tanggapan atas perubahan dome sedang dihitung berdasarkan tingkat dampak. Surat tersebut belum mencantumkan jumlah hari. Kesatuan berjanji memberikan aturan sementara beserta tenggat dalam dua hari. Kyaa meminta agar salinannya langsung dikirim kepada warga yang mengajukan pertanyaan.
Kyaa menerima draf surat tentang usulan masa pemberitahuan sepuluh hari. Ia mengirim pertanyaan apakah orang yang sedang bepergian di luar dome tetap mendapat hari penuh setelah kembali. Aku meneruskan pertanyaan itu kepada Kesatuan dan meminta mereka menjelaskan cara pemberitahuan individu. Aku tidak menjanjikan waktu tambahan yang belum ada.
Aku meneruskan permintaan itu. Aku juga meminta Kesatuan menjelaskan apakah warga dapat tetap tinggal selama masa tanggapan berjalan. Mereka belum menjawab. Aku tidak mengisi kekosongan itu dengan perkiraan.
Kyaa berkata ia tidak ingin menjadi penghubung untuk semua keluarga. Aku menawarkan agar mereka memilih kanal langsung atau menunjuk wakil masing-masing. Ia menyampaikan bahwa beberapa warga sudah menulis sendiri. Kami menyiapkan satu papan petunjuk dengan alamat resmi dan cara meminta bantuan membaca, tanpa meletakkan daftar nama.
Kyaa berkata beberapa warga ingin mengirim pertanyaan sendiri. Aku membantu mereka membuka kanal resmi, lalu meninggalkan ruangan. Mereka tidak membutuhkan aku mendengar isi surat. Setelahnya, Kyaa hanya memberi tahu bahwa pesan terkirim dan meminta kami menunggu balasan.
Jayen memeriksa status pasokan pangan. Kesatuan belum menentukan anggaran berikutnya. Baron mengatakan persediaan saat ini cukup untuk beberapa waktu menurut perhitungan Anna dan Onni, tetapi ia tidak menyebutnya jaminan. Aku meminta satu tanggal untuk audit stok ulang dan satu tanggal untuk meminta kabar anggaran.
Anna memberi jadwal pemeriksaan dalam tiga hari. Onni menyusun daftar barang yang cepat habis dan meminta ruang penyimpanan tidak dibuka tanpa pencatatan. Aku meminta informasi tentang stok dibagikan secukupnya kepada warga, tanpa mengubah angka sementara menjadi janji.
Baron menanyakan audit stok. Anna dan Onni belum selesai, jadi aku hanya memberi status bahwa pemeriksaan berjalan. Ia meminta estimasi. Anna memperkirakan selesai esok jika tak ada selisih baru. Aku menambahkan kata 'perkiraan' pada laporan dan meminta tidak ada keputusan distribusi berdasarkan angka sementara.
Aku bertanya apakah konsultasi dokternya memberi jawaban baru. Ia mengatakan belum sempat bertemu dokter pribadinya dan tidak ingin membicarakan perjalanan sampai konsultasi itu selesai. Aku menjawab aku mengerti. Ia bertanya apakah aku kecewa karena prosesnya lama. Aku menjawab tidak; ia sedang membuat keputusan tentang tubuh dan keluarganya sendiri.
Cherry mengirim jadwal konsultasi lanjutan. Ia ingin dokter pribadinya berdiskusi dengan petugas medis misi, tetapi hanya membagikan ringkasan umum. Aku meminta izin sebelum meneruskan nomor kontak dan ia menyetujuinya. Jayen tidak menyimpan data lebih dari yang diperlukan untuk menjadwalkan panggilan.
Kami membicarakan cara berbagi kabar. Cherry ingin ringkasan mingguan dan panggilan bila ada perubahan besar. Ia tidak ingin setiap angka teknis dikirim kepadanya. Aku meminta Jayen menjaga dua jalur itu dan memastikan aku tetap menelepon untuk hal pribadi, bukan hanya meneruskan laporan.
Kami membicarakan cara mengelola informasi medis. Cherry ingin ia sendiri yang menentukan pertanyaan mana yang ditanyakan kepada tim misi. Aku berjanji tidak menambahkan riwayatnya tanpa izin. Ia berkata ia menghargai bantuan, tetapi tidak ingin setiap percakapan kami berubah menjadi rapat keselamatan.
Aku setuju. Kami memilih malam berikutnya untuk membicarakan hal lain, jika ia ingin. Ia tertawa pelan dan bertanya apakah aku masih ingat lagu yang sering kami dengar di rumah. Aku mengingat nadanya, meski liriknya tidak lengkap. Untuk beberapa menit, kami berbicara sebagai pasangan, bukan kapten dan keluarga kru.
Pemeriksa independen berjanji mengirim laporan esok. Nomad tidak mengizinkan simulasi dingin sebelum itu. Aku meminta kru menerima jadwal istirahat normal. Tidak ada orang yang perlu berjaga tanpa alasan hanya karena kami menunggu dokumen.