Hari ke-45, pemeriksa independen mengirim laporan. Terminal membacakan angka kritis dengan benar pada semua skenario yang mereka uji. Mereka merekomendasikan simulasi dingin tanpa beban, dengan tombol konfirmasi pesan dan pemeriksaan audio sebelum mulai. Nomad meninjau setiap butir sebelum menyetujui rekomendasi itu.
Ia menekankan bahwa laporan tidak mencakup kinerja mesin di suhu rendah, hanya jalur data dan alarm. Aku meminta Jayen menulis batas itu di baris pertama ringkasan. Baron menerima salinan dan bertanya apakah jadwal simulasi dapat ditetapkan.
Nomad menjawab besok, setelah pengujian awal tombol konfirmasi. Tidak ada alasan menunggu lebih lama bila semua pemeriksaan lolos, tetapi hari ini belum saatnya. Baron menyetujui tanggal bersyarat dan meminta pembaruan bila ada perubahan.
Kesatuan mengirim aturan sementara mengenai dome. Jika ada perubahan akses, warga akan mendapat pemberitahuan minimal sepuluh hari sebelumnya. Mereka dapat mengajukan keberatan selama masa itu. Namun, surat tersebut belum menyatakan apakah keberatan menghentikan perubahan otomatis atau hanya memulai peninjauan.
Kyaa meminta kami membaca surat itu bersama, tetapi ia ingin peserta menentukan sendiri apakah mereka hadir. Enam orang datang. Kami menyediakan versi teks besar dan rekaman audio. Jayen membacakan tiap bagian, lalu berhenti setelah kalimat yang belum jelas.
Salah satu peserta bertanya apakah masa sepuluh hari dimulai saat surat diterbitkan atau saat diterima setiap keluarga. Surat tidak menjelaskan. Peserta lain bertanya apa yang terjadi jika mereka sedang berada di luar dome ketika pemberitahuan diberikan. Aku menuliskan keduanya sebagai pertanyaan klarifikasi.
Seorang peserta mengkhawatirkan kemungkinan tenggat dihitung sejak surat ditempel, meskipun suatu keluarga belum menerima pesan. Ia meminta penjelasan bagaimana Kesatuan memastikan semua orang mengetahui pengumuman. Titik awal masa sepuluh hari itu belum ditetapkan secara jelas dalam surat yang kami terima.
Kyaa menambahkan pertanyaan tentang warga yang sedang sakit atau tidak berada di dome. Ia meminta masa tanggapan tidak habis sebelum seseorang punya kesempatan wajar untuk membaca. Aku mencatat kata 'wajar' sebagai usulan, bukan aturan yang sudah berlaku.
Peserta lain bertanya apakah keberatan dapat disampaikan secara lisan. Surat tidak menjelaskan formatnya. Jayen memasukkan pertanyaan tentang pilihan tertulis, lisan, atau melalui wakil. Kyaa meminta versi terjemahan karena beberapa istilah hukum sulit dipahami dalam bahasa resmi.
Kyaa mengingatkan kami agar tidak menyebut sepuluh hari sebagai waktu yang pasti untuk mengajukan keberatan sampai Kesatuan menjelaskan titik mulainya. Aku setuju. Kami mengirim pertanyaan kepada kantor penghubung dan meminta jawaban langsung kepada peserta, bukan hanya tim misi.
Aku menyarankan agar setiap pertanyaan dikirim langsung oleh warga yang ingin menanyakannya. Kyaa setuju dan tidak mengumpulkan nama. Mereka mengirimkan satu lembar berisi empat pertanyaan umum tanpa data keluarga. Aku meminta Jayen menyimpan salinan hanya sebagai bukti pengiriman, lalu menghapusnya setelah Kesatuan mengonfirmasi penerimaan.
Setelah pertemuan, Kyaa meminta salinan audio disimpan di tempat yang dapat diakses warga. Ia tidak ingin file dikirim melalui telepon pribadi. Jayen mengatur pemutar di ruang bantuan dan menghapus daftar sementara penerima. Tidak ada data siapa yang mendengar rekaman.
Baron menerima kabar dari kami dan bertanya apakah pertemuan itu membahas perjalanan. Aku menjawab tidak. Topiknya pemberitahuan dan keberatan dome. Ia bertanya apakah warga menyatakan ingin tinggal. Aku menjawab mereka meminta prosedur yang jelas; itu bukan keputusan akhir tentang tempat tinggal.
Ia meminta kami menghindari penafsiran, dan aku mengingatkannya bahwa pertanyaan warga tidak perlu ditafsirkan sebagai dukungan ataupun penolakan. Baron menerima koreksi itu.
Baron mengatakan aturan sementara ini cukup untuk mengadakan pertemuan relokasi. Aku bertanya apakah informasi tentang hak kembali dan pasokan sudah tersedia. Ia menjawab belum, tetapi warga dapat mulai menyatakan minat.
Aku menolak mengubah pertemuan hak menjadi pengumpulan minat. Mereka meminta waktu untuk memahami pemberitahuan dome. Jika nanti mereka ingin mendengar kapasitas pesawat, kami bisa mengadakan sesi lain tanpa pendaftaran. Baron menyebut pendekatan itu lambat, tetapi tidak membatalkan usulannya.
Anna dan Onni melakukan pemeriksaan stok awal. Beberapa barang medis harus dipisahkan untuk menjaga suhu, sementara pangan kering tersedia sesuai catatan. Mereka belum menyelesaikan inventaris. Aku meminta laporan akhir tidak mencampurkan stok medis dengan pangan karena kebutuhan dan aturan pembagiannya berbeda.
Cherry mengabari bahwa ia telah membuat janji dengan dokter pribadinya untuk hari berikutnya. Ia bertanya apakah aku ingin menerima salinan jadwal. Aku mengatakan hanya jika ia ingin berbagi. Ia mengirim waktu konsultasi, tetapi tidak membagikan rincian lainnya. Aku tidak memasukkannya ke arsip misi.
Nomad menguji tombol konfirmasi pada terminal tanpa mengaktifkan sistem pesawat. Aku mendengar pesan, mengulanginya, lalu menekan tombol. Log menandai 'diterima', bukan 'disetujui'. Itulah istilah yang kami minta.
Baron mengirim pesan bahwa ia menghargai kejelasan istilah itu. Aku menyimpan balasannya bersama dokumen revisi.
Yoon An menjadwalkan simulasi untuk hari berikutnya. Kami menetapkan petugas, pengganti, dan waktu istirahat. Seorang teknisi yang sebelumnya ragu memilih menjadi pencatat log, bukan operator. Nomad menyetujui peran itu dan memastikan ia tidak ditekan untuk mengoperasikan mesin.
Baron menyebut simulasi tersebut langkah besar menuju peluncuran. Aku meminta ia menggunakan istilah yang tepat: langkah menuju evaluasi sistem, bukan peluncuran. Ia berkata ia hanya berbicara kepada tim. Aku menjelaskan kata-kata seperti itu mudah keluar dari ruang rapat dan menjadi rumor. Ia menerima koreksi itu.
Kesatuan belum membalas pertanyaan pemberitahuan dome. Kyaa menerima nomor penerimaan surat dan akan membagikannya kepada peserta. Ia tidak meminta kami meneruskan pesan atas namanya.
Hari ke-46, tim bersiap menjalankan simulasi dingin tanpa beban. Nomad memimpin pemeriksaan awal. Yoon An memastikan sensor terpasang, sementara Jacklyn memeriksa alarm suara dan perangkat getar. Jayen membacakan nomor versi prosedur. Aku memastikan tombol konfirmasi masih menggunakan istilah 'diterima'.
Nomad memulai simulasi dengan meminta kami memeriksa ruangan, bukan langsung panel. Yoon An memastikan tak ada barang yang menghalangi jalur keluar. Jacklyn menguji alarm dari ruang kendali dan ruang penyimpanan. Aku mengecek pembaca suara dan tombol konfirmasi. Pemeriksa kedua mencatat semua langkah sebelum suhu diubah.
Sebelum menurunkan suhu, Nomad meminta setiap kru menyebutkan kondisi yang akan menghentikan simulasi. Mereka menjelaskan ambang tekanan, suhu, keterlambatan data kritis, dan hilangnya komunikasi. Petugas pengganti menyebut bahwa ia dapat menghentikan prosedur tanpa menunggu Baron atau aku.
Simulasi dimulai tanpa beban mesin. Suhu turun perlahan, sensor diperiksa pada tiap tahap. Angka kritis dibacakan tepat waktu dan tombol konfirmasi mencatat pesan diterima. Pada tahap berikutnya, pembaruan tambahan menumpuk, tetapi terminal menyuarakan tekanan lebih dulu.
Aku meminta pengulangan satu angka. Terminal mengulang nilai dan unitnya. Aku menekan konfirmasi, lalu Jayen memeriksa log. Tidak ada jeda berarti. Nomad meminta kami menunggu lima menit sebelum menurunkan suhu lebih jauh.
Saat menunggu, Yoon An melihat satu indikator visual berkedip dua kali. Tidak ada alarm audio. Ia menghentikan simulasi dan memberi tahu Nomad. Tim memastikan mesin tetap tanpa beban, lalu memeriksa log untuk melihat apakah kedipan itu bagian dari pembaruan atau tanda kesalahan.
Indikator itu berkedip ketika panel menyegarkan tampilan, tetapi pola tersebut tidak tercantum di panduan. Nomad tidak menganggapnya bahaya langsung, tetapi meminta teknisi memeriksa sumbernya sebelum melanjutkan. Simulasi dihentikan sesuai prosedur.