“Oke, terus?” Sadina mengangguk-angguk, baru tahu kalau hubungan Sajaka dengan sahabat sedang ada renggang.
“Mungkin aku juga kesel kan sama dia, kesel juga sama Tris yang sembarangan. Lagi keadaan kesel gitu aku keinget juga Pak Sammy kan kakaknya Kevin, aku keinget buat nanya asal sekolah Pak Sammy dimana.”
Debar jantung yang Sadina sedang mencapai k*****s kala mendengarkan cerita Sajaka. Yang terdengar hanya suara Sajaka, tidak terditraksi oleh suara lain.
“Dia sempet nggak mau jawab, mungkin ngerasa aneh juga ngapain aku nanya-nanya soal asal sekolah kakaknya segala kan. Tapi akhirnya aku berhasil bikin dia jawab. Dia bilang kakaknya sekolah—“
“Sajaka!”
Kontan mereka berdua menoleh ke arah sumber suara. Di sana dua orang lain sedang berjalan menuju tempat merek