Neville mendengar suara ketukan di dalam pintu kamarnya. Sedari tadi, dia hanya berhasil terlelap untuk beberapa menit. Dia hanya mencoba untuk memejamkan matanya agar segera tidur, tapi entah kenapa Neville tak kunjung tidur. Banyak sekali pikiran di dalam kepalanya sehingga membuatnya sulit untuk tidur. Padahal dia sudah mencoba untuk mengosongkan pikirannya sendiri di dalam mimpi. Tapi cara ini benar-benar tidak berhasil diterapkan oleh Neville. Alhasil, saat ia berhasil terlelap untuk beberapa menit, pikirannya terbangun kembali mendengar suara di luar ruangannya. Neville yang sudah terbiasa peka akan keadaan sekitar bisa dengan mudahnya bangun jika ia merasa ada seseorang yang akan memanggilnya.
“Neville, kita akan berangkat sekarang. Cepat bersiaplah karena waktu kita tidak banyak.”