“Apakah perjalanan kita masih jauh?” keluh Viktor kepada Chako dan juga Yuen. Dua bersaudara itu kemudian melirik Viktor dengan mata memandang ke bawah dan sedikit menunjuk ke atas. Mereka berdua melihat Viktor benar-benar seperti pengemis cengeng yang sedang tidak aktif melihat perjalanan ini semakin lama semakin menyebalkan. Namun akhirnya dua saudara tersebut enggan untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Viktor barusan. Mereka lebih memilih untuk kembali berjalan menyusuri hutan dan alam belukar di sekitar mereka.
“Kenapa kau selalu menanyakan hal seperti itu sih Viktor? Tidakkah kau lihat kalau mereka berdua sudah merasa tidak nyaman dengan pertanyaanmu! Kumohon hentikan rengekanmu yang tidak terdengar dewasa sama sekali itu!” Sahut Aalina kepada Viktor karena melakukan tinda