Hari senin pagi, jam istirahat pertama, Klover tidak satu meja saat di kantin.
Kiran duduk bersama Karin dan Arbis, sedang Sayna bersama Ilham. Arbis dan Ilham yang tidak terlibat dalam permasalahan ini mau tidak mau ikut terseret untuk menemani kedua teman ceweknya ini.
Sayna masih menolak bicara dengan Kiran, tanpa peduli Kiran sudah berusaha untuk mendekat.
Sampai akhirnya Kiran kesal sendiri. Kenapa juga Sayna harus marah dengannya sampai segininya? Maksudnya, Kiran kan gak tau Eza itu yang dimaksud Sayna! Memangnya kepala Kiran punya kemampuan daya ingat fotografis yang bisa mengingat setiap nama yang disebutkan Sayna. Ia bahkan tidak ingat ingat amat nama Eza yang sering tercetus dari bibir Sayna. Yang Kiran tau, Sayna naksir temen SMP nya. Titik. Gak ingat namanya siapa.
Dan saa