Eza menepikan motornya di RPTRA yang berada tak jauh dari sana. Ia memarkirkan motornya di pinggir taman, karena tidak ada tempat parkir resmi yang diperuntukan kendaraan roda dua maupun empat. Sebab fungsi RPTRA lebih mengarah untuk lahan terbuka warga sekitar. Terbukti dengan banyaknya RPTRA yang dibangun nyaris di setiap kelurahan atau lingkungan warga Jakarta.
Ia berjalan diikuti Kiran, untuk menuju salah satu bangku taman yang siang itu tampak lengang. Tidak ada yang berkunjung ke RPT ra tersebut di tengah hari bolong seperti ini.
Terlebih di hari libur, baik para siswa yang bekerja ataupun para muda-mudi yang libur kerja lebih memilih untuk diam di dalam rumahnya atau jalan-jalan ke mall yang lebih sejuk dibandingkan panas-panasan ditangan rakyat seperti ini.
Namun tempat seperti