Kak Mela yang semula tengah fokus dengan pekerjaannya, seketika menolah saat mendengar suara pintu yang terbuka diiringi seorang siswi yang kini berjalan ke arahnya. Di perhatikannya sisw tersebut yang berjalan dengan hati hati, sambil melihat sekelilingnya. Hingga tampak terkejut saat mendapati ada seorang siswa yang ada di ruangan ini, tidak melakukan apa pun selain duduk di belakang salah satu komputer. Kak Mela sendiri tidak ambil pusing kegiatan Arbis itu, dan enggan juga repot repot melaporkan pada gurunya. Selama Arbis tidak mengganggu pekerjaannya, Kak Mela merasa hal itu bukanlah masalah besar. Urusan bolos membolos kan memang sudah biasa, dulu juga ia sering saat masih berada di bangku sekolah.
“Ya? Ada apa?” tanya Kak Mela pada Tisya yang ini sudah berdiri di sebelah mejanya. S