Arbis berdecak melihat Tisya yang belum bergerak dari tempatnya saat Kak Mela sudah menyuruhnya untuk duduk di salah satu bangku, yang sayangnya bangku bangku yang berada di ruangan ini hanya terletak di dekatnya. Tisya jelas bingung harus duduk di mana, cewek itu tampak enggan untuk bergerak mendekatinya. Dapat dilihat dari tangan Tisya yang mengepal, berusaha menahan diri untuk tidak berjalan ke arahnya, atau menoleh ke arahnya, cewek itu masih belum bergerak dari posisinya dan terus berdiam diri tanpa melakukan apa pun. Arbis yang melihat hal itu hanya terkekeh pelan, Tisya dengan segala usaha untuk menjauhinya yang entah karena apa. Rasanya Arbis sudah muak dengan hal hal seperti itu.
Namun, melihat cewek itu di tempat ini, karena kecerobohannya yang kerap kali lupa membawa benda bend