Kiran, Sayna, dan Ilham terdiam mendengarkan ucapan Arbis. Mereka masih tidak mampu mencerna tentang kekhawatiran Arbis. Terutama Kiran, ia menganggap kekhawatiran Arbis tidak berdasar karena tidak terbayangkan akan hal hal yang di ucapkan Arbis itu. Jika awal awal Arbis merasa seperti itu yaa memang wajar, tapi kan mereka sudah berteman selama ini, harusnya Arbis ada inisiatif atau Arbis memiliki banyak waktu untuk menceritakan pada mereka. Tapi Arbis memilih tidak menceritakannya dan malah meneruskan kebohongan ini terus berlanjut. Ucapan Arbis jelas hanya semata pembelaan agar cowok itu tidak terlihat begitu bersalah. Kiran jelas tidak mampu memahami itu.
“Yang gue gak ngerti, kenapa lo bisa cerita itu ke Karin, dan ke kita enggak? Karin lebih penting gitu dari pada kita, padahal lo pa