Bila usia pernikahan emas itu bisa memuaskan hati setiap pasangan suami istri, maka Rama dan Safya adalah salah satunya. Namun belum satu tahun, Safya sudah berani menggugat cerai sang Suami. Baginya sudah tidak ada kata “anak” yang bisa ditemukan dalam kamus hidup si Rama. Keturunan? Ya! Niat itulah yang tidak Safya dapatkan dari suaminya. Secara lahir mereka tak mengidap suatu penyakit, tapi justru perasaan Rama yang terus menerus jatuh sakit. Istrinya itu cukup sering menanyakan kepastian cinta yang tak kunjung diwujudkan bersama. Menikah saja tidak cukup bagi seorang wanita. Kalau Safya memilih mengadopsi anak, akankah Rama tetap tidak mau mempersiapkan dirinya?
Cinta yang terkekang oleh masa lalu, membuat kisah rumah tangganya sendiri menjadi pilu. Pria macam apa Rama itu? Menikahi S