"Lo punya dendam kesumat sama Naufal, ya, Ar?" tanya Kila sengaja. Ia memandangi Arkan yang masih memandang lurus.
"Dendam? Enggak lah. Orang gue baru kenal dia."
"Di masa lalu, lo udah ketemu dia, Ar?"
Arkan terkelu. Dia berhenti sebentar. Kila ikut-ikutan berhenti. Dia menunggu jawaban Arkan, namun beberapa detik, Cowok tersebut diam saja dan malah melanjutkan jalannya. Kila mendecak kesal. "Ar, lo kenapa sih?! Kesurupan, ya?!"
"Kalau kesurupan, gue udah kejang-kejang."
"Terus kenapa tadi berhenti?!" nada bicara Kila meninggi penuh emosi.
"Capek aja."
"Nyebelin ish." Kila menghentakkan kaki. Dia masuk duluan ke dalam mobil dan misuh-misuh di dalam sana.
**
"Ayo, Mas. Dia ada di ruangan itu." Sheren menggandeng tangan Glen. Ia terus berjalan ke ruangan tempat di mana