"Masih sakit nggak?"
Naufal menggeleng pelan.
"Gue khawatir lo kenapa-kenapa. Apalagi pas lo muntah darah."
"Aku kira, kamu masih benci aku,"
"Itu udah masa lalu. Enggak perlu diungkit lagi. Emang gue kecewa berat sama lo waktu itu, tapi kesalahan itu yang sepenuhnya salah lo, kan? Lo dijebak Fardo buat minum," Kila menjeda. "eh, tunggu sebentar. Aku mau telefon Tante Yuni," ia mengambil ponsel di sakunya, tapi lengannya malah dicekal.
"Percuma. Ibu aku enggak akan datang,"
"Kenapa?"
"Ibu lagi ke luar kota sama Reni."
"Sejauh itu? Kenapa kamu nggak ikut?"
"Aku--aww..."
"Kenapa? Ada yang sakit?" tanya Kila panik.
Naufal menunjuk sudut bibirnya. Sekali dia berbicara, rasa sakit itu muncul. Sedari tadi dia menahan sakitnya demi menjawab pertanyaan Cewek itu.
"Aduh, m